ROHUL - Perubahan besar akhirnya terwujud di Danau Gunung Sari, Desa Pasir Intan, Kecamatan Bangun Purba. Dalam sebuah momen bersejarah, kawasan ini diresmikan oleh Bupati Rokan Hulu, H. Sukiman, pada Senin (10/2/2025).
Peresmian ini diawali dengan apel bersama seluruh jajaran ASN dan kepala desa se-Rokan Hulu, yang dipimpin langsung oleh Bupati Rohul H. Sukiman.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera III, Syauqiatul Afnani Rangkuti, ST., MT., beserta jajaran di lingkup balai, termasuk Pejabat Fungsional Madya, Kepala Satuan Kerja, serta PPK Danau, Situ, dan Embung, Ernowo Ary Febrianto, ST., M.Eng. Selain itu, Ketua DPRD Rohul Hj. Sumiartini, Sekretaris Daerah Muhammad Zaki, S.STP, M.Si., para asisten daerah, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga turut menyaksikan momen penting ini.
Peresmian ini menandai babak baru bagi Danau Gunung Sari sebagai ikon wisata dan pusat ekonomi hijau di Riau. Revitalisasi yang telah dilakukan selama dua tahun ini merupakan kolaborasi antara Balai Wilayah Sungai Sumatera III, Kementerian PUPR, serta masyarakat setempat, dengan total anggaran mencapai Rp 28,4 miliar.
Sebelum direvitalisasi, Danau Gunung Sari mengalami pendangkalan dan kerusakan ekosistem yang mengancam fungsinya sebagai daerah resapan air dan pengendali banjir bagi anak Sungai Rokan Hulu. Namun, kini wajah danau ini telah berubah drastis dengan berbagai infrastruktur modern yang tidak hanya memperbaiki kondisi fisiknya tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Proyek revitalisasi ini mencakup:
-Pendalaman danau untuk meningkatkan daya tampung air.
-Pembangunan jogging track sepanjang 990,5 meter di sekeliling danau.
-Jalur trekking dan area berkemah untuk wisata alam.
-Pembangunan struktur pengaman, seperti turap sepanjang 236 meter dan bronjong sepanjang 622 meter.
-Penataan lanskap dan fasilitas wisata untuk meningkatkan daya tarik pengunjung.
Dalam sambutannya, Bupati Rokan Hulu H. Sukiman menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan hasil revitalisasi ini.
"Pembangunan ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan keindahan Danau Gunung Sari, agar tetap menjadi kebanggaan Rokan Hulu dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang," ujarnya.
Dengan wajah barunya, Danau Gunung Sari kini tidak hanya berfungsi sebagai ekosistem air yang lebih sehat, tetapi juga berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan di Riau.
Beberapa potensi yang bisa dikembangkan di kawasan ini antara lain:
1. Pariwisata berbasis alam – Pengunjung dapat menikmati jalur trekking, camping, hingga olahraga air.
2. Ekonomi kreatif – Masyarakat setempat bisa membuka usaha kuliner, penyewaan perahu, hingga produk kerajinan.
3. Perikanan dan budidaya air tawar – Dengan kualitas air yang lebih baik, sektor perikanan semakin berkembang.
4. Event dan festival lokal – Danau ini bisa menjadi venue berbagai acara budaya, olahraga, dan hiburan.
Masyarakat setempat menyambut baik perubahan ini. Salah satu warga Desa Pasir Intan mengungkapkan antusiasmenya untuk memanfaatkan peluang ekonomi dari danau yang telah direvitalisasi ini.
"Dulu, danau ini kurang terawat. Tapi sekarang, potensinya besar sekali untuk wisata. Kami senang dan siap ikut menjaga," ujarnya.
Selain manfaat ekonomi, revitalisasi ini juga berdampak positif terhadap lingkungan. Dengan jalur hijau di sekeliling danau, kawasan ini menjadi habitat alami bagi flora dan fauna lokal. Sementara itu, sistem pengamanan tebing dan pendalaman danau akan membantu mengurangi risiko banjir di daerah sekitar.
Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera III, Syauqiatul Afnani Rangkuti, ST., MT., dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga hasil pembangunan ini.
"Kami berharap revitalisasi ini dapat terus memberikan manfaat yang berkelanjutan. Namun, keberlanjutannya sangat bergantung pada kesadaran kita semua dalam menjaga kebersihan danau serta kelestariannya," katanya.
Dengan berbagai fasilitas baru dan manfaat yang diberikan, Danau Gunung Sari kini menjadi simbol kemajuan Rokan Hulu. Pemerintah daerah bahkan telah menyusun rencana jangka panjang untuk mengembangkan kawasan ini sebagai destinasi ekowisata unggulan.
Kini, tantangan terbesar adalah menjaga dan mengembangkan potensi ini agar tetap lestari dan memberikan manfaat jangka panjang. Revitalisasi ini bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat bersama-sama membangun masa depan yang lebih hijau, lestari, dan sejahtera.***

